Audio Analogue Fortissimo AirTech – Punya Kekuatan Dan Kelembutan

Audio Analogue Fortissimo AirTech – Punya Kekuatan Dan Kelembutan


Akusewa – Kalau Anda mencari amplifer terintegrasi premium yang lengkap, Audio Analogue ini layak dilirik. Fortissimo AirTech memuat banyak kemampuan dalam sasis besarnya, termasuk konversi digital ke analog, output headphone, dan moving coilmoving magnet phone stage. Jangan tertipu dengan nama AirTech yang dipakainya, karena sebenarnya tak ada fungsi nirkabel pada perangkat ini seperti yang dikesankan oleh namanya. Nama ini mengindikasikan bahwa model ini merupakan versi pembaruan. Perubahannya mencakup sasis baru dan panel depan yang lebih tebal, sistem kabel internal lebih baik, dan kapasitor pada power supply dan sirkuit audio lebih baik.

Pabrikan ini juga mengubah suara Fortissimo, yang diniatkan agar presentasinya lebih halus, transparan, dan luas. Banyak input Kesan pertama kami positif. Seperti kebiasaan Audio analogue, unit ini terasa kuat dan dipoles dengan apik, yang ditawarkan dalam dua warna, hitam dan silver. Sebuah kontrol putar besar mendominasi panel depannya, menangani volume dan pemilihan sumber. Ada banyak koneksi yang bisa digunakan, karena amplifier ini punya lima input line level (termasuk satu input balanced dan 3,5 mm di panel depan), tiga opsi digital (USB, coax, dan optical) serta phono stage. Remote memudahkan pengoperasian.

Tata letak pada handsetnya mungkin bukan yang paling jelas, tapi lebih nyaman digunakan daripada yang ditawarkan kebanyakan lawannya. Sampling rate USB mengecewakan Kami sedikit kecewa dengan DAC-nya. Perangkat ini bisa menerima stream data hingga sampling rate 24 bit176,4 kHz melalui input optical dan coax, tapi hanya 16 bit48 kHz melalui USB. Kami mengharapkan input USB dan coax setidaknya mampu menangani sinyal 24 bit192 kHz. Melalui input analog, amplifier ini menunjukkan performa kuat. Suaranya besar dan bertenaga, seperti yang dikesankan oleh power output 100 Watt-nya, tapi juga memadukan kemampuan ini dengan tingkat kelembutan mengesankan.

Kami mulai dengan Tchaikovsky dengan 1812 Overture, dan Fortissimo airtech mengantarkan ayunan dinamika berskala besar pada lagu ini dengan teratur, menjaga aransemen rumit tetap rapi. Tonalnya hampir merata, dengan hanya sedikit ekstra pada frekuensi tinggi. Kami menyukai keseimbangan ini. Amplifier ini mempertahankan tingkat transparansi bagus tanpa berubah menjadi buruk jika diberi materi sumber berkualitas kurang baik atau dipasangkan dengan perangkat bersuara agresif.

Memuaskan, tapi tidak bersemangat DAC yang terpasang di dalam unit berkualitas bagus, tapi tidak memiliki talenta lengkap seperti Arcam irDAC. Mendengarkan Yeezus dari Kanye West menunjukkan kehalusan dan keteraturan Fortissimo, tapi juga mengungkapkan sedikit kekurangan ekspresi dinamis. Amplifier ini tetap bersuara menyenangkan, tapi kurang bisa memompakan semangat. Tapi output headphone-nya mengecewakan, serta kehilangan sejumlah informasi dan kehalusan dengan cara ini. Secara keseluruhan, Fortissimo AirTech amplifier yang andal, memuat banyak fitur berguna dan memiliki presentasi menyenangkan.

Tags: