Kevin/Marcus Kian Perkasa

Kevin/Marcus Kian Perkasa

Pasangan peringkat pertama dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, lolos dari maut. Mereka nyaris tersingkir dalam laga di babak kedua pada Kejuaraan Dunia 2018 di Nanjing, Cina, kemarin. Kevin/Marcus, yang mendapat bye di babak pertama, langsung bertanding di babak kedua. Pasangan ganda putra andalan Indonesia ini butuh tiga game untuk mengalahkan Han Chengkai/Zhou Haodong (Cina). Pada game terakhir, akhirnya Kevin/Marcus bisa merebut poin kritis dan menutup pertarungan dengan 21-18. “Lawan tidak mudah dima- tikan, mereka bertarung luar biasa.

Selain itu, mereka mainnya tanpa beban dan jarang membuat kesalahan sendiri,” kata Marcus. Pasangan juara All England dua kali ini selanjutnya akan menghadapi lawan yang relatif lebih mudah, pasangan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dari Rusia. Kevin mengatakan penampilannya memang tidak maksimal pada pertandingan kemarin. “Kami akan bermain lebih baik lagi nanti,” kata Kevin.

Greysia/Apriyani melaju ke 16 besar

Kesuksesan Kevin/Marcus diikuti pasangan Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto yang berhasil menyingkirkan Jacco Arends/Ruben Jille (Belanda) dengan mudah. Fajar/Rian akan bertemu duet Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda dari Jepang. Jika pada hari ini Kevin/Marcus dan Fajar/Rian menang atas lawannya masing-masing, keduanya akan bertemu di perempat final. Sedangkan Greysia Polii/ Apriyani Rahayu juga melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2018.

Mendapat bye di babak pertama, pasangan ganda putri andalan Indonesia ini menang mudah di laga perdana dengan mengalahkan Ng Wing Yung/Yuen Sin Ying (Hong Kong) hanya dalam dua game selama 29 menit. Greysia/Apriyani, yang menjadi pasangan unggulan kelima, mampu mengontrol jalannya pertandingan sehingga pasangan muda Hong Kong tersebut tak dapat mengembangkan permainannya.

“Hari ini persiapan kami juga bagus, jadi kami bisa langsung in di lapangan,” kata Greysia kepada Badmintonindonesia.org. Selanjutnya, di 16 besar, Greysia/Apriyani akan menghadapi Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (Malaysia) yang telah menyingkirkan Isabel Herttrich/Carla Nelte (Jerman). Berdasarkan peringkatnya, pasangan Indonesia lebih diunggulkan karena pasangan Malaysia masih jauh di bawah.

“Kami persiapkan diri lagi sebaik mungkin. Kami akan lihat video pertandingan lawan dan bicara strategi,” Greysia menambahkan. “Persiapan itu punya pengaruh yang besar buat saya dan Apri. Kalau persiapan kami bagus, di lapangan pasti penampilan kami mengikuti.” Greysia/Apriyani mengaku tak ingin terbebani tampil pada kejuaraan dunia pertama mereka. Sektor ganda putri menjadi salah satu sektor yang diharapkan di kejuaraan dunia kali ini, selain sektor ganda putra dan ganda campuran.

“Kami nikmati saja selangkah demi selangkah, dijalani dengan sebaik-baiknya,” ujar Apriyani. Keuksesan Greysia/Apriyani disusul pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Pasangan muda ini juga tak banyak kesulitan menyingkirkan lawan mereka dari Belanda, Debora Jille/Imke van der Aar, dengan dua game. Della/Rizki akan ditantang pa sangan Thailand, Chayanit Cha ladchalam/Phataimas Muenwong, di babak 16 besar.

Tags: