Proyek Besar Pemerintah di Makassar

Proyek Besar Pemerintah di Makassar

Proyek Besar Pemerintah di Makassar – Makassar merupakan ibukota provinsi Sulawesi Selatan yang juga masuk ke dalam lima kota terbesar di Indonesia dan kota terbesar di Indonesia bagian timur. Secara geografis, kota ini memiliki keuntungan secara strategis dengan lokasinya yang berada tepat di tengah Indonesia. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di kota Makassar tercatat melebihi angka sembilan persen, melebihi pertumbuhan negara China. Angka ini hampir dua kali lipat dibanding angka pertumbuhan ekonomi nasional. Letak kota yang strategis menjadikan Makassar sebagai pintu masuk ekonomi di Indonesia timur. Meningkatnya konsumsi masyarakat, arus investasi dan aktivitas perdagangan luar negeri melalui ekspor impor turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kota ini.

Empat sektor utama pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kota ini adalah; konstruksi, perdagangan, transportasi dan kelistrikan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga memicu pembangunan besar-besaran di kota ini. Salah satunya yang saat ini tengah marak diperbincangkan, Center Point of Indonesia. Proyek ini merupakan mega proyek yang berdiri di lahan reklamasi seluas 157 hektar yang berbentuk burung garuda, simbol negara Indonesia, dan berada di depan Pantai Losari yang menjadi ikon kota Makassar. Digarap oleh PT Ciputra Surya Tbk, sekitar 50 hektar dari wilayah ini akan digunakan oleh Pemerintah Provinsi. Daerah ini kelak akan dijadikan kawasan Central Business District (CBD) yang diharapkan bisa menyaingi Jakarta.

Pembiayaan proyek ini diperkirakan akan mencapai Rp 30 triliun dan akan terbagi menjadi tiga tahap. Proses reklamasi yang termasuk di dalam pembangunan tahap pertama itu diperkirakan akan selesai pada tahun 2019. Sementara itu, proyek lain yang tengah berjalan dan tak kalah pentingnya adalah Makassar New Port di daerah yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada bulan Mei lalu. Termasuk dalam proyek pembangunan ini adalah jalan tol laut yang juga menjadi target pembangunan pemerintahan Jokowi. Menurut Presiden Jokowi, kehadiran tol laut bisa menjadi jawaban akan tantangan logistik yang melanda negeri dengan belasan ribu pulau ini.

Pemerintah ingin proyek ini bisa diselesaikan tepat waktu, genset diesel ukuran besar didatangkan beberapa unit supaya proyek bisa dikerjakan meskipun dimalam hari. Dengan kedatangan genset ini bisa memberikan penerangan bagi pekerja dimalam hari sehingga proyek lebih cepat terselesaikan dan tidak ada alasan molor. Harga mesin genset yanmar 35 kva yang didatangkan ini berkisar 180 juta untuk satu unitnya.

Tags: