Sony Xperia Z2 Sarat Fitur Pemanja Visual

Sony Xperia Z2 Sarat Fitur Pemanja Visual


Ponsel premium besutan Sony yang satu ini memang begitu digdaya. Xperia Z2 seolah tidak ingin kalah pamor dibandingkan pendahulunya. Mau diajak basah-basahan di air pun tidak masalah. Termasuk mengajaknya untuk memotret di area pantai yang notabene rentan bersinggungan dengan air asin. SINYAL pernah mencobanya, meski tidak dianjurkan dan harus segera dibasuh dengan air tawar. Kamera Untuk kamera, resolusi 20,7 MP menjadi salah satu andalan di Z2. Upgrade fitur pun diberikan. Diantaranya Augmented Reality berformat video, Background defocus, Timeshift video, dan lainnya. Penasaran dengan beberapa pembaruan yang ada, SINYAL pun bergegas untuk mencicipinya.

Pertama, mode Background defocus. Beberapa objek dijepret untuk mendapatkan efek blur pada area belakang. Sayang, fitur ini masih belum sempurna. Area objek yang diciptakan kadang masih terlihat tidak merata. Imbasnya foto menjadi kurang apik. Kedua, Augmented Reality eff ect yang menggunakan basis video pada saat memberikan sentuhan animasi. Kejaran dinosaurus menjadi efek menarik yang bisa dipraktekan untuk sekadar hiburan. Perhatikan pula area yang akan digunakan untuk menempatkan dinosaurus agar terlihat real. Ketiga, Timeshift video yang bisa digunakan untuk memberi efek slow motion sehingga adegan menjadi lebih dramatis.

Baca Juga : Game Petualangan Offline

Bagaimana dengan hasil jepretannya Saat digunakan memotret di kondisi dalam dan luar ruang, hasilnya memuaskan, teknologi sensor CMOS Exmor RS ½.3 dan lensa G Sony serta mesin pengolah citra BIONZ mampu memberi sentuhan positif di hasil akhir. SINYAL sengaja membandingkan dengan hasil kamera dari ponsel premium lainnya,hasilnya pun lebih tajam z2 dengan warna yang natural. Rupanya di sisi teknologi Sony tak berhenti menyuguhkan inovasi di mobile photography. O iya, ada yang hampir terlewat, fitur 4K juga menjadi andalan saat harus memberikan suguhan visual. Kualitas di atas Full High Definition menjamin gambar yang ditampilkan istimewa.

Syaratnya media yang digunakan juga memiliki standar gambar yang sama. Desain Z2 masih menggunakan desain khas Sony dengan bentuk kotak minimalis. Dimensinya pun mirip dengan sang kakak yang sudah lebih dulu mencicipi pasar Indonesia, (146.8 x 73.3 x 8.2 mm milik Z2 berbanding 144 x 74 x 8.5 mm punya Z1). Imbasnya, Z2 terlihat lebih tinggi, namun terasa lebih pendek saat berada di genggaman. Kesan ergonomis pun menjadi lebih kuat. Peletakan tombol pun juga serupa. Barisan tombol volume, power, dan shutter kamera hadir di bagian tepi kanan. Para pemilik Z1 yang ingin upgrade pun tak perlu membiasakan diri lagi.

Sementara untuk pengguna baru, pengelompokan beberapa tombol pun begitu memudahkan untuk diingat dan dipakai. Masih menganut pola unibodi (baterai menyatu dengan ponsel) Z2 juga menganut style outdoor Sony. Ketahanan terhadap debu dan air menjadi ciri khas. Beragam proteksi pun diadopsi. Hampir semua lubang yang bisa menganga pun ditutup rapat. Pelindung anti gores tak lupa digunakan sebagai pelapis cangkang stainless-nya. SINYAL melakukan pengujian dengan menggoreskan permukaan tubuh Z2 dengan kunci dan logam. Hasilnya, tak ada luka berarti di layarnya yang membuat bodi terluka.

Tags: